Gol Perdana Kushedya Hari Yudo untuk PSS Sleman

Gol Perdana Kushedya Hari Yudo untuk PSS Sleman

PSS Sleman gagal untuk membawa poin dari Bogor. Bertandang ke markas PS Tira-Persikabo, Senin, 19 Agustus 2019, pada pukul 15;30 WIB, Super Elang Jawa takluk dengan skor 3-1. Salah satu gol dicetak oleh Kushedya Hari Yudo

Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi PSS Sleman dalam enam pertandingan terakhir. Anak asuh Seto Nurdyantoro ini duduk di peringkat ke-6 dengan menorehkan 21 angka. Mereka menjadi klub promosi paling bagus sejauh ini di Liga 1 2019 dengan Kushedya Hari Yudo menjadi salah satu bintang mereka

Satu-satunya gol PSS Sleman dicetak oleh Hari Yudo. Pemain asal Malang itu mencetak gol pada menit ke-23. Tendangan kaki kiri eks pemain Kalteng Putra ini gagal diamankan oleh Teguh Amiruddin.

Gol Yudo tersebut menjadi yang pertama sepanjang ia berseragam PSS Sleman. Sepanjang 14 pekan Liga 1 2019 berlangsung, Yudo belum sekalipun mencetak gol. Meskipun penampilan Yudo selama ini tak buruk-buruk amat.

Buah Kecerdikan Seto Nurdiyantoro

Saat melawan Badak Lampung FC, PSS Sleman tak menggunakan formasi yang selama ini mereka gunakan, 4-3-3. Menurut pengakuan Yudo, PSS Sleman menggunakan pola 1-3-5-2. Yudo dipasang sebagai penyerang tengah berdampingan dengan Rangga Muslim yang bermain lebih ke belakang.

Menumpuk lima pemain di lini tengah, Seto bisa menghentikan pergerakan lini tengah PS Tira-Persikabo. Untuk bisa menghentikan Louise Essengue Parfait sebagai motor di lini tengah Tira-Kabo, Seto meminta Dave Mustaine untuk terus membayangi eks pemain Serie A tersebut.

Nerius Alom yang dipasang sebagai holding midfielder ditugaskan untuk mengikuti pergerakan eksplosif Ciro Alves. Sidik Saimima lebih berperan untuk mengatur tempo dan mengalirkan bola ke depan.

Perubahan strategi ini berbuah cukup manis. Tiga gol Tira Persikabo lahir dari bola-bola mati. Tidak dimainkannya para pemain asing cukup menyulitkan PSS Sleman. Tak ada pemain dengan badan yang tinggi menjulang dan siap duel dengan pemain tinggi milik PS Tira-Persikabo.

Perubahan ini tak hanya berdampak ke lini belakang. Lini depan PSS Sleman bermain lebih cair di lini depan. Jika sebelumnya Yevhen tidak terlalu banyak bergerak, maka dua penyerang PSS Sleman dalam laga kali ini justru sebaliknya. Mereka bisa bergerak lebih liar di kotak penalti lawan.

Hasilnya, satu gol dicetak oleh Kushedya Hari Yudo. Dengan sekali sentuhan, Yudo membalikkan badan dan mencetak gol pada menit ke-23.

Bahagia Tak Terkira Kushedya

Gol perdana Kushedya Hari Yudo ia sambut dengan penuh suka cita. Baginya, gol tersebut ibarat sebuah pintu yang membawanya ke jalan yang baru. Harapan yang baru.

“Alhamdulillah bisa pecah telur. Setelah menunggu selama 14 pertandingan. Akhirnya bisa pecah lawan Tira-Persikabo,” ujar Kushedya kepada Bola Nusantara.

Menurut Yudo, cairnya pergerakan di lini depan PSS Sleman lebih terjadi karena komunikasi berjalan lancar. Eks Persegres Gresik United merasa gol itu juga menjadi bukti bahwa penyerang lokal bisa mencetak gol dan membuktikan kelasnya.

“Pembuktian penyerang lokal bisa mecetak gol. Komunikasi lebih lancar, bikin kita main lebih nyaman di depan.”

Perubahan posisi ditanggapi santai oleh Yudo. Menurut pemain asal Malang ini, tak ada masalah bermain di depan atau digeser lebih ke sayap seperti sebelum-sebelumnya.

“Kalau menurutku sama saja main di penyerang atau di sayap. Semua tergantung instruksi pelatih mau memasang saya di posisi mana. Bagi saya, yang terpenting main ngeyel dan ngosek saja,” beber Yudo.

PSS Sleman akan kembali ke Stadion Maguwoharjo untuk menjalani lanjutan Liga 1 2019 kontra PSM Makassar, 24 Agustus 2019. Kemenangan akan membawa Super Elang Jawa merangsek ke lini depan. Terbang tinggi, Kushedya Hari Yudo. Terbang Tinggi Super Elja!

Paling banyak di cari :

  • under
Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail