Cara Merawat Baju Kodok Bayi agar Lebih Awet

Cara Merawat Baju Kodok Bayi agar Lebih Awet

Baju kodok adalah istilah untuk pakaian bayi yang menyatu antara atasan dan bawahan. Memiliki baju kodok bayi 0-3 bulan sangat praktis karena Anda tidak pusing mencari paduan antara kaos dan celana bayi. Bayi kadang tak sengaja mengotori bajunya karena terkena muntah atau gumoh. Ini beberapa cara merawat baju kodok bayi.

  1. Cuci Baju Kodok dengan Air Hangat

Air panas memang bisa meluruhkan kotoran pada baju, namun dikhawatirkan akan merusak kelembutan baju kodok bayi. Cucilah baju kodok dengan air hangat-hangat kuku. Anda juga bisa merendamnya beberapa saat, sehingga baju kodok akan lebih bersih. Jangan rendam baju terlalu lama (misalnya semalaman), karena bisa membuatnya bau apek.

  1. Gunakan Deterjen Khusus Pakaian Bayi

Anda bisa menggunakan deterjen khusus untuk mencuci pakaian bayi. Deterjen itu membuat baju kodok bayi lebih bersih, lembut, dan juga higienis. Tuangkan sedikit deterjen pada noda di baju kodok, lalu kucek perlahan. Pakaian akan bersih kembali, dan bayi Anda bisa memakai baju kodok kesayangannya lagi.

  1. Pakai Deterjen Cair

Jika Anda tidak punya sabun cuci khusus untuk membersihkan baju kodok bayi, gunakan saja deterjen cair. Sabun cuci jenis ini bisa melarutkan kotoran dan membasmi bau ompol lebih ampuh daripada sabun bubuk. Tuangkan sedikit deterjen cair pada air, lalu cuci baju kodok bayi hingga benar-benar bersih.

  1. Cuci dengan Cara Manual

Agar baju kodok bayi lebih awet, cucilah dengan cara manual. Cara ini memang sedikit merepotkan, namun baju bayi akan lebih bersih dan tidak mulur. Jika Anda mencuci dengan tangan, semua noda bisa hilang, karena dicuci dengan teliti. Apalagi jika baju kodok bayi 0-3 bulan terkena ompol, Anda bisa mencucinya dengan seksama sampai hilang baunya.

  1. Gunakan Pewangi dan Pelembut Pakaian

Setelah dicuci, rendam baju bayi dengan pewangi dan pelembut pakaian selama 30 menit. Pewangi akan membuat baju kodok bayi 0-3 bulan harum dan bebas bau ompol. Baju bayi yang diberi pelembut akan memiliki tekstur lembut, sehingga akan aman bagi kulit bayi yang sensitif.

  1. Balik Baju Saat Dijemur

Ketika Anda menjemur baju kodok, baliklah posisinya sehingga bagian dalam ada di luar. Posisi yang terbalik ini bertujuan agar warna baju bayi tidak cepat pudar karena terkena paparan panas matahari. Baju kodok akan lebih awet, dan bisa diwariskan pada adiknya kelak. Jika Anda punya jemuran di dalam, jemurlah baju dengan cara diangin-anginkan.

  1. Setrika dengan Suhu Hangat

Setelah baju kering, Anda bisa menyeterika baju kodok dengan suhu yang hangat. Jangan menyetel seterika terlalu panas, karena dikhawatirkan bisa merusak kelembutan baju. Suhu setrika yang terlalu panas juga bisa membuat tekstur baju jadi kurang lembut. Setrikalah baju kodok dengan hati-hati, agar tidak ada noda dari ujung setrika yang terlalu panas.

  1. Gulung Saat Disimpan di Lemari

Setelah baju kodok disetrika, gulung satu-persatu, lalu masukkan dalam lemari. Mengapa harus digulung, bukan dilipat? Baju kodok yang digulung akan membuatnya tidak mudah kusut. Proses penggulungan baju juga membuat ruang penyimpanan baju bayi di lemari jadi maksimal.

Merawat baju kodok butuh perhatian khusus. Anda harus mencucinya dengan tangan, agar tidak mudah rusak. Seterikalah baju dengan suhu yang hangat. Setelah baju rapi, gulung dan simpan dalam lemari. Anda ingin membeli baju kodok bayi 0-3 bulan? Dapatkan hanya di Blibli, marketplace yang menyediakan baju kodok dan segala produk perawatan bayi lain.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail