Beraneka Ragam Cara Manjur Mengobati Masuk Angin

Beraneka Ragam Cara Manjur Mengobati Masuk Angin

dr Mulia Sp. PD merupakan dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Indah Kapuk yang berpendapat bahwa definisi masuk angin ialah gejala flu, perut kembung, meringan, demam, dan mual. Biasanya ketika gejala flu tersebut menyerang pasti banyak penderita memilih untuk istirahat seharian agar lekas sembuh. Ada juga yang percaya setelah meminum obat penangkal masuk angin akan sembuh dengan otomatis. Apakah kedua cara mengobati masuk angin tersebut sudah efektif? Jika tidak, lantas cara mengobati seperti apa yang harus diterima oleh tubuh? Yuk intip jawabannya dalam ulasan di bawah ini.

Sebenarnya ada beberapa gaya hidup untuk menyembuhkan penyakit ini. Dilansir dari halodoc.com, anda dapat melakukan rutin berolahraga, minum vitamin, banyak beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, banyak minum air putih, dan memakai jaket ketika bepergian. Berdasarkan sumber hellosehat.com, salah satu cara mengobati masuk angin ialah dengan mengonsumsi beberapa obat medis tertentu, diantaranya.

  1. Antihistamin

Obat ini berperan dalam pelepasan histamin yang terhambat. Histamin inilah yang memicu mengalami flu (pilek, abtuk, dan bersin) ketika masuk angin. Anda dapat menemukan obat ini dalam bentuk Doxylamine (Aldex AN), Clemastine (Tavist), Brompheniramine (Dimetane), Diphenhydramine (Benadryl), Chlorphendarimine (Sudafed Plus dan Allerest). Efek samping dari obat ini ialah mudah mengantuk, penglihatan kabur, dan mulut kering.

  1. Ibuprofen

Obat ini tergolong dalam obat antiinflamasi non-steroid (NSAID). Manfaat dari obat ini cukup banyak, antara lain mampu mengendalikan demam dan meringankan rasa sakit ringan hingga sedang (pembengkakan, peradangan, migrain, sakit gigi, dan nyeri haid). Pemakaian obat ini tidaklah sembarangan jadi anda harus berhati-hati. Obat ini tidak boleh diminum apabila pernah mengalami hipersensitif pada aspirin dan kelompok NSAID lainnya, memiliki penyakit hati yang parah, mengalami gagal jantung, dan habis terkena sakit maag. Obat ini aman dikonsumsi oleh bayi, ibu hamil, dan ibu menyusui asal sesuai dengan resep yang sudah diberikan oleh dokter. Seperti dengan obat lain, obat ini memiliki efek samping seperti diare, sembelit, gangguan pencernaan, mual, dan muntah.

  1. Paracetamol

Acetaminophen atau lebih dikenal sebagai paracetamol ialah sejenis obat untuk pereda nyeri yang ternyata juga berkhasiat untuk menurunkan masuk angin. Tak hanya itu, biasanya obat ini dikonsumsi untuk meredakan bermacam jenis nyeri ringan, pilek, flu, dan demam. Bagi anda yang belum mengerti apakah itu aman untuk semua kalangan atau tidak, janganlah berkecil hati. Ternyata obat ini tergolong aman bagi remaja, dewasa, ibu menyusui, wanita hamil, dan anak di atas dua bulan yang sudah mendapatkan rekomendasi oleh dokter. Akan tetapi anda harus berkonsultasi dengan dokter ketika mengalami beberapa hal, yaitu tergolong sangat kurus, memiliki masalah pada ginjal atau hati, sedang mengonsumsi obat-obat lain, pernah mengalami alergi akibat paracetamol, dan kecanduan berat terhadap alkohol. Pemakaian obat disesuaikan dengan dosis yang sudah tertera pada label kemasan. Hal ini karena setiap usia penderita memiliki dosis yang berbeda-beda. Jika dalam pemakaiannya tidak tepat, maka akan timbul efek samping. Misalnya kerusakan jantung dan hati jika dikonsumsi berlebihan, gangguan darah, reaksi alergi (bengkak atau ruam), muka merah, detak jantung meningkat, dan tekanan darah rendah.

  1. Dekongestan

Obat ini mampu melegakan hidung yang tersumbat saat masuk angin menyerang. Dekongestan mampu mengecilkan jaringan dan pembuluh darah yang membengkak pada hidung sehingga anda akan bernapas tanpa hambatan. Obat ini dapat anda konsumsi dalam berbagai bentuk, baik itu seperti obat tetes, pil, semprotan hidung. dan lain-lain. Penggunaan obat ini hanya dikhususkan bagi orang dewasa yang mana maksimal konsumsi selama 5 hari.

  1. Aspirin

Umumnya obat ini dimanfaatkan untuk meredakan sakit kepala, nyeri haid, pilek, demam, dan sakit gigi. Perlu diketahui bahwa obat ini tidak dapat diminum oleh anak yang berusia di bawah 16 tahun. Penyebabnya adalah banyak penelitian yang menunjukkan adanya hubungan antara reye syndrom dengan aspirin. Reye syndrom merupakan penyakit langka yang mampu menyebabkan kerusakan serius di dalam otak dan hati. Oleh karena itu, demi konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi aspirin untuk keselamatan anda. Sifat yang mudah mengencerkan darah membuat aspirin memiliki efek samping seperti anda akan mudah berdarah ketika terluka dan gangguan pencernaan.

Cara mengobati masuk angin tidak hanya dengan mengubah gaya hidup dan minum obat-obatan medis. Ternyata ada beberapa obat alami yang dapat anda konsumsi sesuai yang dilansir pada doktersehat.com, yaitu sup ayam, teh hijau, madu, teh jahe, minyak kayu putih, lemon, makan pedas, bawang putih, probotil, dan lain-lain.

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail