6 Permainan untuk Anak SD yang Seru dan Mengasah Otak

6 Permainan untuk Anak SD yang Seru dan Mengasah Otak

Proses efektif dalam belajar sangat penting dibentuk sejak kecil. Meski demikian, tetap ada hambatan yang harus dilalui agar anak tetap nyaman dalam proses belajarnya. Permainan untuk anak SD adalah salah satu ide belajar asyik karena dapat me-refresh otak anak di tengah proses belajar. Selain seru, permainan di bawah ini juga mampu mengasah otak si kecil.

  1. Gerak dan Lagu

Salah satu permainan asyik yang cocok untuk anak SD adalah gerak dan lagu. Jenis permainan ini sangat mengasyikkan karena bisa melatih anak bernyanyi dan mencairkan suasana belajar yang serius.

Bernyanyi riang dengan lagu tertentu yang liriknya terdiri dari kata yang mirip adalah konsep lagu ini. Anak-anak dapat bernyanyi sambil menari, sehingga kemampuan otak kanan dan kemampuan koordinasi geraknya meningkat.

Lagu yang biasa digunakan adalah berjudul “Marina Menari di Atas Menara, Kepala Pundak Lutut Kaki, dan Baby Shark.” Gerakannya tinggal menyesuaikan kata-kata dalam setiap lirik lagu. Permainan ini sangat seru jika dilakukan dengan kompak dan bersemangat. Mood anak akan kembali baik.

  1. Lakukan yang Guru Katakan

Anda pasti ingat permainan ini. Jenis permainan ini sering dipakai dalam berbagai kegiatan untuk mengembalikan konsentrasi. Daya fokus otak anak dapat kembali lagi setelah melakukan permainan ini. Selain di sekolah, permainan ini bisa dilakukan di rumah. Anda bisa berperan menjadi guru bagi anak dan melakukan sebuah gerakan sambil menyebut satu perintah.

Akan tetapi, ingatlah bahwa gerakan dan perintah tersebut harus berbeda. Tantangannya adalah anak-anak harus melakukan gerakan sesuai perintah guru dan bukan menirukan gerakan guru. Jadi, permainan ini sesuai judulnya yaitu melakukan apa yang guru katakan.

Sebagai contoh, Anda memegang dagu sambil mengatakan “pegang hidung.” Poin yang benar adalah anak yang memegang hidung, bukan yang memegang dagu. Hal ini sangat melatih konsentrasi, bukan?

  1. Pesan Berantai

Permainan yang satu ini juga sangat populer di semua kalangan. Keseruan bermain yang mengasah kemampuan mendengarkan dan konsentrasi ini patut dicoba. Aturan permainannya adalah semua anak berjajar sebagai peserta permainan.

Anda sebagai instruktur permainan berdiri di samping paling kanan dan membisikkan sebuah kalimat. Berikutnya, anak pertama yang mendapatkan sebuah kalimat dari Anda harus membisikkan kalimat yang sama persis kepada teman di sebelahnya.

Teman berikutnya juga melakukan hal yang sama sampai ke teman terakhir yang bertugas menyebutkan kalimat yang didengarnya. Pesan terakhir inilah yang menentukan. Jika benar, maka artinya permainan ini berhasil karena konsentrasi dan pendengaran setiap anak memang optimal.

  1. Sebut Kelompok Kata

Permainan ini juga dilakukan berkelompok dan duduk melingkar. Setiap anak menampakkan beberapa jari tangannya dan dilakukan pengurutan alfabet dari jari pertama sampai jari anggota terakhir.

Huruf yang terakhir disebut itu menjadi awalan pertama dari sebuah nama buah atau binatang. Sebagai contoh, jika huruf terakhirnya H dan sepakat menyebutkan nama hewan, maka setiap anak harus menyebutkan nama hewan yang diawali huruf H.

  1. Game Vocabulary

Game ini juga tak kalah seru. Setiap anggota permainan ditugaskan untuk mengartikan kata dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Permainan ini sangat berguna untuk melatih kemampuan bahasa asing. Kemampuan menghafal anak akan meningkat.

Cara permainannya juga random, artinya melalui sistem penunjukan. Anak yang ditunjuk, maka dialah yang bertugas mengartikan kata yang disebut oleh instruktur. Anda bisa memberikan skor kepada setiap peserta.

  1. Bermain Peran

Kemampuan anak dalam bermain peran akan teruji dalam permainan drama. Berikan sebuah alur cerita atau dongeng, kemudian tentukan peran setiap anak yang mengikuti permainan. Usahakan ceritanya menarik dan mudah dipahami anak-anak.

Dengan demikian, mereka dapat belajar memainkan perannya dengan baik sampai alur ceritanya selesai. Hal ini akan memudahkan anak berpikir, mengingat, dan mempraktikkan dialog. Rasa percaya diri anak juga akan meningkat.

Berbagai jenis permainan untuk anak SD di atas sangat menarik, bukan? Kegiatan belajar jadi makin asyik jika diselingi melakukan salah satu permainan di atas. Anda bisa mengajak anak bermain sambil belajar dengan permainan di atas. Lakukan secara bergantian agar anak dapat menguasai berbagai permainan di atas yang sangat berguna mengasah otak dan mengusir jenuh.

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail