Fungsi Aki Motor

Mengenal Pentingnya Beberapa Fungsi Aki Motor

Motor kerap kali dipergunakan sebagai alat transportasi karena mudah dipergunakan, hemat tempat terutama saat parkir dan bisa mengantarkan Anda dengan lebih cepat. Untuk bisa melajukan motor diperlukan komponen yang ‘sehat’ dan juga bahan bakar yang dipergunakan. Salah satu komponen tersebut adalah aki motor. Kerap kali aki pada kendaraan bermotor diabaikan perawatannya karena dianggap bisa langsung diganti misalnya dari belanja online aki di tempat yang terpercaya.

Nyatanya, tanpa aki untuk motor tidak bisa berjalan karena aki memiliki fungsi sebagai berikut ini. Pertama adalah sebagai starter. Aki pada motor berfungsi untuk menghidupkan mesin motor. Aki ini akan menjadi tenaga penggerak awal yang dipergunakan untuk memutar crankshaft agar piston pada motor bisa bergerak naik turun sehingga menyebabkan mesin bisa hidup. Jika mesin motor tersebut hidup maka Anda bisa menjalankan system starter seperti dinamo starter baru Anda bisa menjalankan motor Anda dengan baik.

Kedua adalah untuk menyimpan listrik. Aki dikenal sebagai salah satu sumber listrik yang portable sehingga dengan adanya aki pada motor maka aki tersebut menjadi sumber energi yang bisa menyimpan listrik lewat pengecasan atau charge. Pengecasan tersebut dilakukan saat aki dirasa atau dinilai sudah melemah. Sehingga aki yang baik dan bisa digunakan dengan maksimal harus bisa menyimpan listrik dari alternator atau sepul.

Ketiga adalah sebagai stabilisator. Aki motor memiliki fungsi untuk menstabilkan arus listrik yang ada pada motor. Hal ini disebabkan karena penghasilan listrik dari sepul memiliki jumlah yang tidak selalu sama sehingga menyebabkan putaran mesin menjadi naik turun yang seiring dengan penutupan dan pembukaan handle gas oleh pemotor. Agar arus listrik menjadi lebih stabil maka diperlukan aki yang tepat.

Aki yang bisa dipergunakan pada motor terbagi menjadi 2 yaitu aki basah dan aki kering. Jika Anda menggunakan aki basah, cara perawatan yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • Cek badan aki terlebih dahulu dan usahakan jika badan aki tidak mengalami kebocoran.
  • Periksa kondisi dari kiprok. Kiprok sendiri berfungsi untuk menyalurkan listrik ke aki saat proses pengisian atau pengecasan. Jika kiprok bermasalah maka aki tidak bisa terisi dengan baik. Anda bisa melihat apakah kiprok tersebut bermasalah atau tidak adalah dengan melihat apakah pancaran cahaya lampu sudah mulai meredup atau belum.
  • Memeriksa kedua terminal aki.
  • Mengecek ketinggian dari cairan aki atau cairan asam sulfat. Jika cairan memiliki ketinggian yang kurang dari yang disarankan atau standar maka akan menyebabkan aki tidak bisa berfungsi secara maksimal dan cepat soak.
  • Jangan lupa untuk memanaskan motor setidaknya 15 menit setiap harinya untuk menghindari agar aki tidak mati.

Sedangkan untuk merawat aki motor jenis aki kering, caranya adalah:

  • Gunakan motor Anda seseorang mungkin sehingga listrik pada aki lebih stabil. Jika tidak, setiap harinya panaskan mesin motor selama 2-5 menit.
  • Gunakan elektrik starter per harinya kecuali saat Anda sedang memanaskan mesin di pagi hari agar oli bisa terpompa dengan cepat.
  • Hindari melewati jalanan yang rusak atau berlubang yang bisa menyebabkan motor bergoncang berlebihan.
  • Cek kabel terminal aki dan sebisa mungkin kondisinya tetap bersih dan tertutup rapat agar tidak terjadi konsleting.
  • Pastikan kiprok berfungsi dengan baik.
  • Charging jika daya listrik sudah mulai melemah dengan menggunakan alat khusus berdaya kecil dan stabil sebesar 0,5 ampere selama 5-8 jam.
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail