Kriteria Utama Pinjaman yang Cocok untuk Pebisnis Pemula

Kriteria Utama Pinjaman yang Cocok untuk Pebisnis Pemula

Masalah klise untuk memulai bisnis adalah modal, meski saat ini sudah banyak rintisan usaha modal rendah, bahkan tanpa modal sama sekali. Salah satu contohnya posisi online marketing atau dropshipper. Aplikasi pinjaman online juga bisa Anda coba ajukan jika ingin segera memulai bisnis sendiri. Tapi, usahakan untuk memperhatikan kriteria-kriteria berikut.

Tidak Ada Syarat ‘Susulan’

Sebuah aplikasi pembiayaan sudah seharusnya memiliki transparansi dalam banyak hal yang ada kaitannya dengan pelayanan terhadap nasabah sebagai peminjam. Apalagi jika pengajuannya ditujukan untuk modal bisnis, maka transparansi ini benar-benar sangat diperlukan, contohnya dalam hal biaya angsuran dan bunga per bulan.

Bagaimana jika menemukan kejanggalan dalam hal bunga yang dalam perjanjian itu flat, tapi ternyata ada kenaikan pada bulan-bulan tertentu. Nah, jika Anda mengalami masalah seperti ini, sebaiknya segera hubungi CS (Customer Service) atau pihak yang berwenang.

Memiliki Pengalaman dan Dipercaya Masyarakat

Masyarakat umum, khususnya nasabah yang mengajukan pinjaman, sebaiknya memilih lembaga keuangan pemberi pinjaman yang sudah berpengalaman dan terpercaya. Anda bisa melihat refleksinya dari Tunaiku yang telah hadir sejak tahun 2014 berikut aplikasi injaman online-nya  serta mendapat pengawasan dari Amar Bank dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pengalaman dan kepercayaan masyarakat ini adalah kriteria penting yang harus dimiliki pemberi pinjaman sehingga pebisnis pemula yang tidak mengalami masalah di kemudian hari. Jika masalah ini sampai terjadi, bukan tidak mungkin Anda akan kehilangan untuk melanjutkan bisnis yang sudah menjadi passion utama dalam hidup Anda.

Menyediakan Beberapa Cara dan Metode Pembayaran

Salah satu syarat yang harus dipenuhi peminjam adalah memiliki rekening bank untuk memudahkan proses transfer. Meski penarikan uang dilakukan di ATM, tidak semua nasabah memiliki waktu luang yang sesuai dengan waktu jatuh tempo angsuran. Oleh karena itu, Tunaiku memberlakukan beberapa cara dan metode bayar.

Selain Automatic Teller Machine (ATM) atau membayar langsung ke bank melalui Teller Bank, Anda bisa menggunakan layanan Internet Banking serta Mobile Banking. Jadi, sesibuk apapun Anda, semuanya bisa ditangani dengan transaksi pembayaran angsuran via aplikasi pinjaman online Tunaiku.

Penagihannya Sesuai Prosedur

Seperti yang telah diulas pada poin-poin awal, tagihan bulanan untuk pinjaman Tunaiku biasanya dilakukan dengan cara transfer. Jadi, Anda tidak akan mengalami pengalaman tidak menyenangkan dari cara penagihan yang kadang-kadang berujung pada tidak manusiawi seperti yang sering dilakukan para rentenir atau litah darat.

Penagihan yang tidak sesuai prosedur, biasanya ditindaklanjuti oleh pengawas. Hal ini berkenaan dengan keamanan dan kenyamanan nasabah yang memang sangat diutamakan atau diprioritaskan. Kalaupun ada risiko, maka tidak akan dibebankan kepada salah satu pihak. Hal ini pula yang menjadi tugas OJK sebagai pengawas sekaligus pemberi win win sollution.

Menepati Janji dan Menyediakan Layanan

Setiap nasabah yang mengajukan pinjaman online tentu berharap agar pinjamannya segera disetujui. Begitupula dengan syarat dan layanan yang diberikan harus sesuai dengan yang pernah ditawarkan atau dijanjikan.

Misalnya benar-benar cepat cair, tanpa agunan sama sekali, bisa pinjam sampai plafon dan tenor yang sudah ditentukan, hingga bisa pinjam lagi setelah pinjaman sebelumnya sudah lunas. Jika janji-janji ini ada yang belum atau tidak ditepati, ada layanan CS yang bisa dihubungi untuk memudahkan komunikasi serta menghindari kesalahpahaman.

Aplikasi pinjaman online yang seharusnya dipilih pebisnis pemula juga sudah seharusnya memberi pelayanan terbaik bagi nasabahnya. Anda bisa mengetahui hal ini saat berkomuniaksi dengan staf lembaga keuangan yang datang ke rumah untuk verifikasi, Teller Bank (saat bayar cicilan di bank), hingga kalimat dalam pesan singkat (SMS).

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail