Kebersamaan Keluarga yang Menginspirasi

Cerita Tentang Kebersamaan Keluarga yang Menginspirasi

Keluarga merupakan tempat dimana kita tumbuh dan dimana kita benar-benar bisa menjadi diri sendiri. Pada keluarga pula kita menghabiskan waktu paling banyak semasa umur kita. Keluarga bukan hanya penting tetapi merupakan sebagian dari hidup kita. Sejatinya, keluarga adalah tentang kebersamaan. Namun terkadang kita tidak bisa langsung menyadari kalau kita sedang dirindukan atau merindukan kebersamaan keluarga tersebut. Berikut sebuah cerita tentang keluarga yang dapat menginspirasi Anda dalam menjaga kebersamaan.

Cerita tentang keluarga ini berawal dari seorang ayah bernama Roni yang baru saja dikarunia seorang anak laki-laki. Kehadiran sang anak benar-benar membuat keluarga kecil mereka semakin bahagia, terlebih bagi sang ayah. Ia beri anaknya sebuah nama indah yaitu Akmal.

Akmal tumbuh menjadi anak yang sehat dan pintar dengan menghabiskan waktu paling banyak bersama sang ibu. Wajar saja, istri Roni merupakan seorang ibu rumah tangga. Roni jualah yang menghendakinya demikian. Ia ingin agar anaknya benar-benar diperhatikan, sedangkan ia dari pagi sampai malam bekerja untuk mencukupi segala kebutuhan keluarga.

Istrinya sering bercerita bahwa Akmal terkadang menanyakannya. Akmal sangat ingin menghabiskan waktu dengannya. Mendengar itu semua, Roni menangis di dalam hati. Ayah mana yang tidak ingin bermain bersama anaknya.

Kebersamaan Keluarga yang Menginspirasi

Pada suatu pagi, Akmal bersiap untuk pergi ke sekolah. Hari ini adalah hari yang istimewa baginya karena merupakan hari dimana ia akan mengambil rapot pertamanya di sekolah dasar. Akmal pergi ditemani sang ibu. Perasaannya tetap senang walaupun ia tahu bahwa ayahnya tak akan bisa datang.

Tiba saatnya pengumuman, Akmal ternyata mendapatkan juara 1, namanya dipanggil. Sang ibu pun bersiap hendak mengambil rapot anaknya. Namun ia didahului oleh seseorang berbadan tegap dan memiliki langkah yang cekatan.

“Ayah,” ucap Akmal tertegun melihat ayahnya bersalaman dengan guru sembari menggenggam rapot anaknya dengan mantap. Dari kejauhan, Roni tersenyum ke arah anaknya dan berjalan dengan pasti ke arah Akmal. Anak berusia 6 tahun itu pun tak bisa membendung air matanya. Ia menangis sambil memeluk erat ayahnya. Seisi ruangan menatap kejadian itu.

Istri Roni pun meneteskan air mata haru. Ia tahu pengorbanan seperti apa yang telah dilakukan oleh suaminya demi menghadiri acara tesebut. Dua hari Roni mengajak anaknya pergi liburan dan menghabiskan waktu bersama. Demi bisa melakukan itu, Roni telah bekerja melebihi batas. Namun ia tak pernah mengeluh, karena ia sadar bahwa kebersamaan dengan keluarga adalah hal yang paling berharga dalam hidupnya.

Demikianlah sebuah cerita tentang keluarga yang mengajarkan kita tentang pentingnya sebuah kebersamaan. Semoga bisa menginspirasi Anda. Apapun yang terjadi, tetaplah jadikan keluarga sebagai prioritas utama.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail