6 Jenis Beras Favorit yang Dikonsumsi Orang Indonesia

6 Jenis Beras Favorit yang Dikonsumsi Orang Indonesia

Beras /be.ras/ n Padi yang telah terkelupas kulitnya (yang menjadi nasi setelah ditanak).

Nah, itu definisi beras menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sedangkan Wikipedia mengartikan beras yaitu sebagian bulir padi (gabah) yang telah dipisah dari sekam.

Jadi untuk mendapatkan beras harus melewati tahap pemrosesan, seperti gabah harus ditumbuk dengan lesung agar gabah terlepas dari isinya. Nah, bagian isinya yang berupa butir-butiran berwarna putih, merah, bahkan hitam ini disebut dengan beras.

Terus, kamu mungkin bingung kenapa aku ngebahas tentang arti beras? Ya, kan?

Tentunya ada alasan dibalik penjelasan mengenai beras, beras dan beras ini. Salah satunya untuk memberitahukan pada khalayak bahwa nasi merupakan makanan pokok orang Indonesia.

Hayo, ngaku! Pasti di antara kamu sering banget kan mendengar kalimat “Duh, gak berasa makan nih, kalo gak makan nasi.” atau “Gue masih laper, karena tadi gak makan nasi.” dan kalimat-kalimat ajaib lainnya yang berhubungan dengan nasi dan kelaparan.

Tenang, gak cuma kamu kok yang hobi makan nasi, aku pun begitu *blushing*

Tapi, kamu tahu gak jenis-jenis beras di Indonesia? Kalau belum tahu, yuk, lah, kita bahas satu per satu. Simak ya!

  1. Beras Pandan Wangi

6 Jenis Beras Favorit yang Dikonsumsi Orang Indonesia

Beras Pandan Wangi yang Harum

Kalau zaman dulu, nenek atau bahkan orang tua kita masih suka memasukkan beberapa helai daun pandan ke dalam beras yang akan dimasak. Tujuannya adalah agar nasi yang sudah matang menjadi wangi.

Nah, sekarang sudah ada jenis beras yang wangi tanpa diberi daun pandan saat memasak, lho. Beras yang berasal dari Cianjur ini disebut beras Pandan Wangi. Beras ini digemari karena pulen dan wangi, serta memiliki ciri-ciri yang tidak runcing tapi cenderung bulat, berwarna putih bening, namun sedikit kekuningan.

  1. Beras Menthik Wangi

6 Jenis Beras Favorit yang Dikonsumsi Orang Indonesia

Beras Menthik Wangi

Hmm, banyak orang bilang bahwa beras yang bagus pasti warnanya putih. Padahal gak selalu, lho! Warna beras Menthik Wangi ini sedikit kusam, namun aromanya wangi dan bentuknya bulat mirip dengan beras pandan wangi.

Beras Menthik Wangi ini termasuk sehat, karena kandungan gulanya yang rendah sehingga dapat membantu mengontrol gula dalam darah.

  1. Beras Mentik Susu

Beras Mentik Susu

Gak cuma Indonesia yang memilih nasi sebagai makanan pokok, warga negara tirai bambu, Jepang juga memakan nasi setiap harinya. Nah, beras Mentik Susu ini merupakan beras Jepang, namun dibudidayakan di Magelang, Jawa Tengah. Secara fisik, beras ini berbentuk gemuk lonjong dan berwarna putih seperti susu.

Selain itu, beras ini juga merupakan jenis beras organik yang memiliki kandungan nutrisi cukup dan kaya akan mineral. Meskipun dikenal memiliki kandungan gula yang tinggi, namun beras ini memiliki kandungan glukosa, karbohidrat dan protein yang mudah terurai. Jadi, penderita diabetes aman kok, kalau mau mengonsumsi beras ini.

  1. Beras Rojolele

Beras Rojolele

Selain beras pandan wangi, ada juga jenis beras lainnya yang terkenal, yaitu beras Rojolele. Beras ini berasal dari Jawa Tengah atau Jawa Timur. Meskipun namanya Rojolele, tapi beras ini gak ada kaitannya dengan ikan lele, sih. Walaupun di beberapa kemasan berasnya sering ada gambar ikan lelenya.

Butiran beras Rojolele berbentuk bulat dengan sebagian berwarna putih bening, tetapi sebagian lainnya lagi berwarna putih susu. Beras Rojolele ini gak berbau wangi seperti jenis Pandan Wangi, namun tetap menjadi unggulan dan menjadi pilihan orang yang gak terlalu suka bau nasi yang wangi.

  1. Beras IR 64 atau Setra Ramos

Beras Setra Ramos

Jenis beras IR 64 atau sering disebut beras Ramos ini paling sering ditemui di Indonesia serta dikonsumsi oleh masyarakat luas. Beras ini banyak ditanam di Jawa Barat. Buliran berasnya panjang dan tidak beraroma pandan, namun ketika dimasak, beras ini bertekstur pulen, gurih, serta tidak lengket.

  1. Beras IR 42

Beras IR 42

Memiliki nama yang hampir sama, beras IR 42 memang memiliki kemiripan dengan beras IR 64, karena bentuknya yang panjang. Beras ini juga banyak beredar di masyarakat luas. Meskipun bentuknya yang sama panjangnya, beras IR 42 memiliki bentuk sedikit lebih kecil dan jika dimasak menghasilkan nasi yang kering atau ‘pera.’

Tekstur nasinya yang kering ini membuat IR 42 lebih cocok diolah menjadi lontong, nasi uduk, nasi kuning, nasi goreng atau ketupat.

Nah, itulah jenis-jenis beras yang menjadi kegemaran orang Indonesia. Kalau kamu mau beli beras, kamu bisa beli di sini, lho. Hanya di honestbee ini, kamu bisa tinggal pesan, terus langsung diantar deh! Gak repot, kan?

Jadi, mana nih beras favorit yang akan kamu beli nanti?

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail